TRENDING NOW

Teknologi Atap Baja Ringan Saat ini

Informasi dan Teknologi Baja Ringan –Atap Baja Ringan merupakan elemen penting sebagai pelindung hunian dari cuaca panas dan hujan. Adapun pemasangan atap perlu dipadukan dengan konstruksi rangka sebagai penopangnya. Konstruksi rangka atap tersebut terdiri dari berbagai jenis seperti kayu, baja atau baja ringan. Saat ini, material baja ringan sedang menjadi primadona.

Sebelum Memakai Material Baja Ringan Apa Saja Yang Harus Kita Ketahui

Sebelum Memakai Material Baja Ringan Apa Saja Yang Harus Kita Ketahui
Sebelum Memakai Material Baja Ringan Apa Saja Yang Harus Kita Ketahui
Material yang satu ini memiliki banyak kelebihan, utamanya adalah bobot yang begitu ringan untuk memudahkan proses pemasangan rangka atap, namun sangat kokoh untuk menopang berbagai jenis atap yang akan digunakan. Kamu berencana memasang BR sebagai konstruksi rangka atap? Sebelum melakukannya, Kania memiliki banyak tips penting yang perlu kamu ketahui sebelum memakai BR . Penasaran? Yuk, simak selengkapnya.

Sesuaikan Rangka Baja ringan dengan Model Atap

Sesuaikan Rangka Baja ringan dengan Model Atap
Rangka BR bisa dibentuk menyesuaikan variasi model atap yang kamu inginkan. Namun, pembentukan rangka dari atap BR harus kamu sesuaikan dengan beban yang akan ditumpu. Nah, jika kamu ingin memastikan kekuatan rangka desain atap dari BR , silahkan buat jarak yang cukup rapat antar BR supaya bisa menopang beban dengan sempurna, baiknya maksimal kerenggangan antar baja ringan adalah 150 cm.

Sesuaikan Rangka Baja Ringan dengan Jenis Penutup Atap


Sesuaikan Rangka Baja Ringan dengan Jenis Penutup Atap
Meskipun kamu menggunakan rangka dari material BR , bukan berarti kamu hanya bisa menggunakan penutup atap dari bahan logam saja. Di sini, kamu diberikan kebebasan untuk menggunakan berbagai jenis penutup atap atau genteng seperti asbes, keramik, beton, hingga kaca. Sesuaikan penggunaan penutup atap karena semakin berat bobot penutup atap, semakin banyak BR yang harus kamu gunakan.

Cek Kualitas Baja Ringan

Kualitas dari BR bisa dilihat dari nilai tegangan tarikan. Setidaknya, BR yang kamu pilih memiliki nilai tegangan tarikan 550 Mpa sehingga kokoh untuk menopang berbagai jenis atap. Selain itu, penghitungan kualitas BR juga menggunakan SAE grade sebagai patokan, di mana BR dengan kualitas terbaik memiliki nilai SAE grade 980. Perlu kamu ketahui, semakin kecil nilan tegangan maka menunjukan bahwa tarikan BR semakin rendah sehingga mempengaruhi kekuatan dalam menopang beban.
Pengecekan kualitas BR juga bisa dilakukan dengan melihat lapisan anti korosi yang digunakan. Di pasaran, terdapat baja ringan yang dilapisi zinc (galvanis) atau lapisan aluminium zinc (galvalume). Untuk baja ringan dengan lapisan zinc umumnya dijual dengan harga murah, tahan terhadap campuran semen, namun tidak tahan terhadap air garam. Sementara itu, baja ringan dengan lapisan galvalume lebih tahan terhadap zat-zat korosif namun tidak tahan terhadap semen, umumnya banyak digunakan pada bangunan yang terletak di kawasan pantai.

Perhatikan Sistem Penguat Pada Baja Ringan

Perhatikan Sistem Penguat Pada Baja Ringan
BR memiliki bentuk yang jauh lebih tipis ketimbang baja konvensional. Hal ini menyebabkan BR jauh lebih fleksibel untuk dipasangkan ke berbagai bentuk atap. Akan tetapi sifatnya yang tipis mempengaruhi kekakuan BR karena meskipun sangat kokoh dalam menopang beban, namun berisiko melengkung bahkan roboh jika pemasangannya tidak tepat. Saat kamu membeli BR , baiknya kamu turut menyiapkan batang penyangga atau bracing dalam jumlah yang memadai sesuai jumlah BR yang akan digunakan.

Pilih Baja Ringan Pre-fabrikasi


Pilih Baja Ringan Pre-fabrikasi
Metode pre-fabrikasi merupakan model pemasangan BR yang sebelumnya sudah dipotong-potong oleh pabrik. Dengan memilih BR model pre-fabrikasi, para tukang bisa bekerja lebih efisien karena tak perlu melakukan penghitungan dan pengukuran manual sewaktu memasangnya. Selain itu, pemilihan BR pre-fabrikasi juga memiliki jaminan rapi dan akurat.

Pilih Baja Ringan dengan Dukungan Garansi

Hal penting lainnya, pastikan bahwa BR yang kamu beli dilindungi oleh dukungan garansi. Ya, garansi BR tersebut tak hanya berlaku untuk pemakaian dan instalasi saja, melainkan garansi produksi yang menyatakan bahwa ketahananBR telah diuji coba sesuai keterangan nilai tegangan tarikan yang dilampirkan. Tips diatas bisa kamu lakukan saat ingin membeli BR untuk konstruksi atap rumah.

Kenali Profil Baja Ringan untuk Desain Rumah Tahan Gempa

Bencana gempa yang terjadi beberapa waktu lalu mengingatkan kita untuk lebih cermat dalam memilih material konstruksi. Salah satu material tahan gempa yang kini menjadi primadona di dunia konstruksi adalah baja ringan. Tidak hanya itu, material-material tahan gempa perlu dirancang membentuk struktur bangunan yang baik untuk mengoptimalkan fungsinya. Begitupun dengan BR , profil baja ringan perlu dirakit dengan benar agar menghasilkan struktur rumah tahan gempa. Jika kamu tertarik membangun rumah dengan menggunakan material ini ada baiknya untuk mengetahui jenis-jenis profil BR .

Keunggulan Konstruksi dari Profil Baja Ringan

Keunggulan Konstruksi dari Profil Baja Ringan
Keunggulan Konstruksi dari Profil Baja Ringan
BR merupkan material konstruksi yang kini semakin diminati karena keringanan dan ketahananya. Ia digunakan sebagai material pengganti baja konvensional dan kayu karena lebih efisien, murah, dan antirayap. Rangka BRtersusun atas lempeng-lempeng profil baja ringan yang bersifat lentur dan ringan dibandingkan rangka material lainnya. Profil BR dikenal dengan fleksibilitas dan kepraktisan pemasangannya.
Proses pemasangan profil BR terbilang cepat, biasanya memakan waktu 4-5 hari jika dikerjakan oleh 3-4 orang tenaga pemasang yang sudah ahli dan familiar dengan rangka BR . Meski memiliki bobot yang ringan (9 kg/m²) dibandingkan material lainnya, seperti kayu (18 kg/m²) dan baja (25 kg/m²), rangka bangunan yang dirancang dari profil BR justru dapat mengurangi beban bangunan saat terjadi guncangan.
Selain itu profil BR yang dirancang dengan benar juga dapat menyokong bagian atap dengan baik. Atap sebagai bagian yang rawan ambruk jadi lebih stabil karena ditopang oleh profil yang membentuk rangka atap BR

Jenis- Jenis Profil Baja Ringan untuk Atap

Jenis- Jenis Profil Baja Ringan untuk Atap
Jenis- Jenis Profil Baja Ringan untuk Atap
Saat membeli BR , biasanya produsen telah menyediakan gambar kerja yang dapat dijadikan panduan untuk memasang profil BR . Proses pemasangan profil BR pun dapat dikontrol dengan baik. Namun, tiap-tiap produsen biasanya menyediakan profil BR yang berbeda-beda, baik ukuran, bentuk, maupun jenisnya. Maka dari itu, kamu perlu lebih teliti dalam menentukan jenis profil apa saja yang tepat untuk menyusun konstruksi bangunan rumahmu.
Untuk mendapatkan komposisi profil BR yang tepat kamu perlu menyesuaikannya dengan kebutuhan desain bangunan. Misalnya untuk membuat rangka atap BR , jumlah dan struktur profil BR perlu disesuaikan dengan bentuk dan jenis penutup atap.

Berikut adalah profil baja ringan yang umum diproduksi oleh produsen baja ringan.

Profil Baja Ringan Z

Karena berbentuk seperti huruf Z, maka profil BR ini dinamai profil Z. Profil BR ini berfungsi sebagai profil utama dalam penyambungan, terutama untuk struktur kuda-kuda pada rangka atap. Tituk berat profil ini berada pada bagian tengahnya,membuat profil BR ini dapat dengan mudah menyeimbangkan beban di kanan-kirinya.

Profil Baja Ringan C dan W

Kedua profil BR ini melengkapi fungsi sekaligus kekuatan profil baja ringan Z. Keduanya memiliki bentuk yang sama, hanya saja profil W memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan profil C.
Ketiga profil BR ini Z, C, dan W berfungsi sebagai batang struktural yang memiliki ketabealan 0.8-1 mm.

Profil Baja Ringan B

Pada rangka atap BR diperlukan batang penahan pada bagian penutup atap-nya (reng). Profil BR B ini didesain lebih tipis dibandingkan profil BR lainnya untuk dapat memenuhi fungsi tersebut.

Tips Merakit Profil Baja Ringan

Tips Merakit Profil Baja Ringan
Tips Merakit Profil Baja Ringan
Dalam merakit profil BR , pastikan kamu menggunakan alat-alat penyambung seperti sekrup dan bracket yang telah disediakan produsen. Karena berbeda profil berbeda juga jenis sekrup dan bracket-nya. Selain menyesuaikan dengan bentuk dan jenis material bangunan, perakitan profil BR perlu disesuaikan dengan beban yang akan ditopangnya.  Perakitan pun harus memenuhi kaidah-kaidah yang benar.
Dengan menggunakan profil BR yang tepat, struktur bangunan rumah semakin kokoh dan tahan terhadap goncangan. Yuk, sama-sama membangun hunian yang aman untuk ditinggali!

Kelebihan Rangka Atap Baja Ringan, Rangka Atap Masa Kini Dan Masa Depan

Kelebihan Rangka Atap Baja Ringan, Rangka Atap Masa Kini Dan Masa Depan

Kelebihan Rangka Atap Baja Ringan, Rangka Atap Masa Kini Dan Masa Depan
Apakah kamu sedang bingung memilih menggunakan rangka kayu atau rangka baja konvensional untuk atap rumahmu? Nampaknya saat ini keduanya bukan lagi pilihan terbaik. Dalam dunia properti dan konstruksi, saat ini justru rangka atap BR yang menjadi primadona. Sifat dasarnya yang ringan tetapi kuat membuat rangka atap BR bisa mengungguli rangka kayu ataupun rangka baja konvensional.
Jadi tertarik untuk menggunakan rangka atap BR ? Sebaiknya kamu ketahui lebih dulu apa saja kelebihan konstruksi material yang satu ini. Yuk, langsung saja simak penjelasan mengenai keuntungan yang kamu dapatkan dengan menggunakan konstruksi BR.

Rangka atap baja ringan memiliki kekuatan tegangan tarik yang tinggi

Rangka atap baja ringan memiliki kekuatan tegangan tarik yang tinggi
Walaupun bersifat ringan rangka atap BR memiliki kekuatan tegangan tarik (tensile strength) yang tinggi yaitu sekitar 550 Mpa, lebih besar dari tegangan tarik baja konvensional yang hanya 300 Mpa. Hal ini dikarenakan sifat lentur yang dimiliki rangka atap BR bisa menyerap energi dalam jumlah yang lebih besar. Tidak seperti material kayu yang bersifat lebih getas dan lebih cepat hancur. Kekuatan tegangan ini membuat rangka atap 
BR mampu menahan keruntuhan dan menjaga kestabilan bangunan.

Pemasangan rangka atap baja ringan sangat mudah dan efisien

Pemasangan rangka atap baja ringan sangat mudah dan efisien
Karena sifat materialnya yang ringan pemasangan rangka atap BR dapat menghemat waktu dan biaya pengerjaan. Selain karena bobotnya yang ringan sehingga mempermudah proses konstruksi, rangka atap BR juga memiliki sistem sambungan yang tidak terlalu rumit. Sambungannya bisa berupa skrup, baut, keling ataupun las. Sistem sambungannya ini juga membuat rangka atap BR atau kanopi BR mudah untuk dirangkai dengan ke konstruksi lainnya seperti beton atau kayu.

Bentukan rangka atap baja ringan bervariasi, bisa dibuat mengikuti berbagai model atap

Bentukan rangka atap baja ringan bervariasi, bisa dibuat mengikuti berbagai model atap
Rangka atap BR tetap bisa dibentuk menjadi berbagai model atap, hanya saja bentukan rangka atap BR , harus disesuaikan dengan pembebanan yang akan ditumpu rangka atap tersebut. Jika kamu ingin memastikan kekuatan rangka desain atap BR , maka jarak antar BR yang digunakan sebaiknya dibuat semakin rapat pada saat pemasangan. Maksimal kerenggangan antara BR yang satu dengan yang lainnya adalah 150 cm.

Biarpun terbuat dari bahan logam rangka atap baja ringan ini anti karat

Menggunakan rangka atap BR bukan hanya membuatmu terhindar dari serangan rayap. BR penyusun rangka atap terbuat dari material logam yang anti karat, lho. Sebuah keuntungan untuk kamu yang ingin membuat desain atap dengan rangka atap BR tampil terekspos karena tidak perlu melalukan finishing secara berkala.

Rangka atap baja ringan memiliki ketahanan jangka panjang

Terbuat dari logam membuat rangka atap BR memiliki kualitas ketahanan yang baik. Rangka atap BR tidak mudah lapuk dan menyusut karena perubahan cuaca. Namun, kamu bisa saja terkecoh dalam menentukan kualitas BR yang baik. Kualitas BR yang baik seharusnya tidak terlalu ringan atau terlalu lentur. Dan untuk menentukan jenisnya, jenis baja ringan zincalume lebih baik dibandingkan jenis BR galvanine.

Material baja dari rangka atap baja ringan bisa didaur ulang

Material baja dari rangka atap baja ringan bisa didaur ulang
Apabila rangka atap BR dibongkar, material bajanya masih bisa kamu manfaatkan untuk membuat konstruksi bangunan lagi. Sifat daur ulang ini membuat penggunaan rangka atap BR turut mendukung program pemerintah dalam perawatan lingkungan sekaligus menjaga kelestarian hutan dan jenis kayunya (misalnya seperti kayu ulin) karena mengganti material kayu dengan BR .

Bisa digunakan untuk berbagai jenis penutup atap

Bisa digunakan untuk berbagai jenis penutup atap
Menggunakan rangka atap BR bukan berarti kamu hanya bisa menggunakan penutup atap atau genteng yang terbuat dari bahan logam saja, seperti genteng metal. Kamu tetap bisa menggunakan berbagai jenis genteng lainnya seperti keramik, asbes, kaca, dan jenis genteng beton. Hanya saja semakin berat bobot gentengnya semakin banyakBR yang digunakan.nSetelah mengetahui kelebihan yang dimiliki oleh rangka atap BR tidak heran, ya banyak orang yang beralih menggunakan konstruksi ini untuk membangun rumah mereka. Apa kamu semakin yakin untuk menggunakan rangka atap BR ?

Kenapa Kamu Harus Pakai Kanopi Baja Ringan di Rumah

Kenapa Kamu Harus Pakai Kanopi Baja Ringan di Rumah
Kenapa Kamu Harus Pakai Kanopi Baja Ringan di Rumah
Kanopi dapat membuat sebuah rumah menjadi lebih teduh dan sejuk. Banyak orang yang mementingkan model kanopi rumah, kanopi minimalis misalnya. Dan umumnya, orang-orang menggunakan kanopi berbahan kayu sebagai rangka atap rumah atau pun bagian garasi. Kanopi berbahan kayu ini memang terlihat cantik untuk eksterior, namun mudah lapuk akibat cuaca dan serangan rayap. Bagi kamu yang ingin terhindar dari masalah tersebut, cobalah beralih ke kanopi BR untuk rumah. Kanopi 
BR ini memiliki keunggulan yang lebih jika dibandingkan dengan kanopi berbahan kayu atau pun besi. Masih ragu? Coba simak 6 alasan kenapa kamu harus pakai kanopi BR di rumah berikut ini!

Pemasangan kanopi baja ringan cukup mudah

Penggunaan kanopi BR sangat cocok untuk kamu yang memiliki keterbatasan dana dan waktu pembangunan. Pemasangan kanopi baja ringan ini cukup mudah karena hanya dirakit menggunakan baut khusus, tidak seperti kanopi besi yang harus dirakit menggunakan mesin las. Bobotnya pun tidak terlalu berat seperti besi sehingga bisa dikerjakan oleh 2 hingga 3 pekerja saja. Proses pemasangan yang mudah dan cepat ini akan menghemat dana untuk membayar para pekerja bangunan saat ingin membangun rumah.

Kanopi baja ringan anti karat

Sebelumnya kamu perlu mengetahui kalau besi dan baja itu berbeda. Jika besi bisa mengalami karat seiring bertambahnya waktu, baja ringan tidak akan mengalami karat. Hal ini dikarenakan BR sudah dilapisi dengan Galvalum, pelapis anti karat yang terbuat dari karbon, zinc, dan alumunium zinc.
Kanopi BR ini cocok untuk digunakan di bagian garasi yang sering terkena panas dan hujan. Kamu tidak perlu melakukan perawatan rutin seperti melapisi zat anti karat setiap saat. Menghemat waktu dan biaya, kan?

Kanopi baja ringan anti rayap

Tidak seperti kanopi kayu yang mudah diserang oleh rayap, kanopi baja ringan tidak akan mengalami serangan rayap karena materialnya tidak bisa dimakan oleh rayap. Dengan demikian, kanopi BR akan awet dalam jangka waktu panjang dan kamu nggak harus repot mencari cara membasmi rayap.
Kanopi baja ringan memiliki sifat non – combustible
Dilihat dari aspek keamanan, kanopi BR ini bisa jadi pertimbangan utama kamu. Kanopi baja ringan memiliki sifat non–combustible. Non–combustible artinya tidak bisa membesarkan api. Sewaktu-waktu rumah mengalami musibah kebakaran, kanopi BR ini tidak akan membuat api semakin besar dan menjalar. Dibandingkan dengan kanopi berbahan kayu yang justru memperbesar api, tentu kanopi baja ringan ini lebih aman. Setidaknya, kamu memiliki waktu lebih untuk menyelamatkan diri dan barang berharga saat terjadi kebakaran rumah. Proses pemadaman api pun jadi lebih mudah nantinya.

Kanopi baja ringan tidak mengalami muai dan susut

Kanopi BR memiliki ketahanan yang luar biasa terhadap perubahan cuaca. Di saat kanopi berbahan lainnya mengalami muai dan susut akibat perubahan cuaca, kanopi BR akan bertahan dalam ukurannya. Tanpa proses pemuaian dan penyusutan, bentuk kanopi BR tidak akan berubah dan mengurangi estetika serta keamanan.

Biaya yang dikeluarkan untuk kanopi baja ringan sangat terjangkau

Biaya yang dikeluarkan untuk kanopi BR secara keseluruhan pada saat mulai pembangunan hingga perawatan bisa dibilang sangat terjangkau dibandingkan dengan kanopi bahan lainnya. Dilihat dari harga bahan bakunya saja sudah jelas kalau kanopi BR ini lebih murah dari bahan besi.
Dilihat dari segi biaya pemasangan pun lebih murah, karena kanopi BR membutuhkan sedikit waktu pemasangan dan mudah dipasang. Dari segi perawatan setelah pemasangan, kanopi baja ringan hampir tidak membutuhkan tambahan lapisan khusus. Kemungkinan rusaknya pun kecil sehingga kamu tidak perlu mengeluarkan uang untuk mengganti kanopi minimalis milikmu dengan yang baru dalam waktu singkat.
Dari 6 alasan tadi, kamu jadi semakin yakin untuk menggunakan kanopi baja ringan untuk rumah impian kan?

Perhatikan Saat Memasang Rangka Baja Ringan

Perhatikan 6 hal Saat Memasang Rangka Baja Ringan
Perhatikan Saat Memasang Rangka Baja Ringan
Saat ini hampir seluruh bangunan modern, baik rumah, ruko hingga bangunan perkantoran telah menggunakan rangka baja untuk bagian atapnya. Banyak faktor yang menyebabkan rangka baja menjadi sangat populer saat ini. Salah satu keunggulannya dikarenakan kekuatannya. Rangka baja untuk atap sangat kuat menopang beban yang berat. Selain itu, rangka baja juga memiliki umur yang lebih panjang jika dibandingkan dengan rangka kayu yang rentan termakan rayap. Rangka baja juga terbilang mudah dalam pemasangannya. Meski terbilang mudah, tapi pemasangan rangka baja tidak bisa dianggap sepele.  Perhatikan 5 hal berikut sebelum memasang rangka baja!
1.Jenis rangka atap baja ringan
Pemilihan jenis BR menjadi hal yang sangat penting, hal ini menjadi hal utama yang harus diperhatikan. Pilihlah jenis rangka baja yang sesuai dengan funsginya. Pilihan rangka baja yang bisa dipilih antara lain baja ringan jenis atap spandek, atap go green, atap polycarbonate solarlite atau atap polycarbonate x lite.
2. Sistem kesatuan rangka baja
Berbicara mengenai rangka baja, maka yang digunakan adalah sistem kesatuan. Kunci kekuatannya terletak pada integrasi tiap batang baja yang terkoneksi dengan sambungan secara utuh. Saat terjadi kesalahan kecil pada satu rangka akan berimbas ke seluruh atap. Satu bagian tidak teraplikasi sempurna, maka bisa berakibat fatal dengan runtuhnya keseluruhan bangunan.
3. Kemiringan rangka atap baja ringan
Saat akan memasang rangka baja, maka perlu kita ketahui derajat kemiringan atapnya. Semakin miring tentunya semakin luas atap yang akan digunakan. Secara ideal, kemiringan sebuah atap adalah antara 250 atau 300. Ketika kita membuat sebuah atap dengan tingkat kemiringan seperti ini, maka bangunan akan terlihat ideal dan lebih pas.
4. Pertimbangkan beban rangka baja
Selain memperhatikan jenis rangka baja yang akan digunakan, kita juga perlu mempertimbangkan beban yang akan diterima oleh rangka baja. Hal ini akan sangat berpengaruh pada ketahanan dan kekuatan si rangka baja. Meskipun tidak dapat dihitung secara pasti, namun kita bisa menghitungnya dengan menggunakan estimasi, yaitu dengan memperhatikan atap yang digunakan dan banyaknya jumlah atap yang digunakan.
5. Lapisan anti karat pada rangka baja
Salah satu komponen penting dalam BR adalah lapisan coating anti karatnya. Jenis pelapis yang digunakan tiap merk baja ringan tentunya berbeda. Ada yang berupa galvanis (Zinc), atap galvalum dan zincalume (kombinasi zinc, aluminium dan silicon) dan ZAM (Zinc, Alumunium dan Magnesium). Perbedaan campuran ini akan mempengaruhi ketahanannya terhadap zat lain seperti gara, larutan asam dan larutan basa. Setiap jenis juga memiliki ketebalan tersendiri. Umumnya ketebalan yang digunakan 100-150 gr/m2 atau sering juga ditulis dengan kode AZ100 (menyesuaikan kadar ketebalan). Namun, untuk BR yang dijual satuan, angka AZ biasanya tidak lebih dari 100. Semakin tipis lapisan, semakin mudah lapisan anti karatnya rusak dan menyebabkan BR mudah mengalami korosi.

Kelebihan Dari Konstruksi Baja Ringan dan Perkiraan Biayanya

Kelebihan Dari Konstruksi Baja Ringan dan Perkiraan Biayanya
Kelebihan Dari Konstruksi Baja Ringan dan Perkiraan Biayanya
Konstruksi BR menjadi pilihan favorit konstruksi atap. Hal ini tak terlepas dari berbagai keunggulan konstruksi BRdibandingkan konstruksi konvensional lainnya. Yuk, cari tahu apa saja keunggulan penggunaan konstruksi BRsebagai rangka atap.
Keunggulan Konstruksi Baja Ringan 
  • Ringan namun memiliki kekuatan tarik mumpuni
  • Memiliki kekuatan yang tak kalah dari konstruksi konvensional
  • Konstruksi baja ringan memiliki konsistensi bentuk yang tinggi
  • Tahan lama dan anti keropos
  • Anti karat
  • Hemat waktu dalam pemasangan

Mari kita bahas satu persatu keunggulan dari konstruksi baja ringan ini

Ringan namun memiliki kekuatan tarik mumpuni

Konstruksi BR menjadi pilihan favorit sebagai salah satu jenis material bangunan karena bobotnya yang sangat ringan. Bobot konstruksi 
BR ini mempermudah proses transportasi dan pemasangan saat membangun rumah atau bangunan. Memiliki bobot ringan dan potensi beban mati yang kecil tak mengurangi kekuatan tarik yang dimilikinya.  Hal ini membuat konstruksi BR cocok untuk struktur desain atap, terutama konstruksi bentang yang cukup lebar.

Memiliki kekuatan yang tak kalah dari konstruksi konvensional

Konstruksi BR sanggup menahan deformasi yang besar tanpa menyebabkan keruntuhan pada beban tarik baik sepanjang proses fabrikasi, transportasi, maupun konstruksi tanpa menyebabkan kehancuran. Berbeda dengan material baja konvensional atau material kayu yang bersifat keras dan getas, yang akan langsung hancur apabila dikenai beban kejut. Konstruksi baja ringan mampu menerima kelenturan, beban kejut, dan beban geser sehingga bentuk strukturnya pun bisa lebih fleksibel.

Konstruksi baja ringan memiliki konsistensi bentuk yang tinggi

Karena merupakan produk buatan pabrik, konstruksi BR memiliki konsistensi dalam hal bentuk juga mutu serta kualitasnya. Hal ini membantu untuk menciptakan struktur yang presisi saat membangun atau melakukan renovasi rumah dan bangunan.

Tahan lama dan anti keropos

Salah satu keunggulan konstruksi BR adalah daya tahan yang kuat. Kamu nggak perlu khawatir serangan rayap dan capek mencari cara membasmi rayap atau khawatir akan material yang rapuh keropos. Selain itu, pemeliharaan dan perawatan dari material konstruksi BR juga sangat mudah dan hemat dibandingkan konstruksi lainnya.

Anti karat

Meskipun berbahan metal, konstruksi baja ringan memiliki daya tahan terhadap karat. Hal ini membuat konstruksi masih bisa digunakan kembali atau didaur ulang saat sudah tak terpakai lagi.

Hemat waktu dalam pemasangan

Karena bobot yang ringan dan juga bentuk yang presisi dan konsisten, proses instalasi atau pemasangan konstruksi baja ringan menjadi jauh lebih singkat. Hal ini ditambah dengan proses penyambungan konstruksi yang sederhana dengan baut, keling, ataupun las sehingga proses pemasangannya tidak terlalu sulit.

Cara Sederhana Penghitungan Biaya Konstruksi Baja Ringan

Dengan segala keunggulan konstruksi tersebut, bagaimana dengan biaya penggunaannya? Daripada bingung, coba terapkan simulasi penghitungan biaya konstruksi baja ringan berikut tuk memperkirakan biaya yang kamu butuhkan:

Hitung luas atap rumah

Langkah pertama adalah menghitung luas atap rumahmu. Ketahui lebar dan panjang dari rumah. Misalnya, rumah dengan panjang 10 m dan lebar 5m. Pertimbangkan juga overstack sekeliling rumah yang umumnya sebesar 0.5 m serta kemiringan dari konstruksi untuk atap (umumnya 30°). Hitung luas dari atap rumah dengan cara berikut:
Luas atap rumah = Panjang x Lebar / Cosinus Derajat Kemiringan
= (10 m + 0.5 m + 0.5 m) x (5 m + 0.5 m + 0.5 m) / cos 30°
= 11 x 6 m : cos 30° = 66 m² : 0.866
Luas atap rumah = 57,156 m²

Hitung Perkiraan Biayanya

Setelah mengetahui luas atap rumah, saatnya menghitung biaya konstruksi dengan luas atap rumah yang kamu miliki. Pastikan kamu sudah mengetahui kisaran harga per meter persegi dari konstruksi baja ringan yang hendak digunakan. Umumnya, kisaran harga konstruksi per meter persegi adalah Rp.150.000,- hingga Rp.250.000,- . Cukup kalikan harga ini dengan luas atap rumah yang sudah kamu miliki.
Biaya = Luas Atap Rumah x Harga Per Meter Persegi
= 57,156  m² x Rp 150.000,-
Biaya = Rp. 8.573.400,-
Dengan keunggulan dan harga baja ringan yang bersaing, tertarik untuk memanfaatkan sebagai konstruksi atapmu?
Sumber mrizky
1Baja Ringan Banda AcehBaja Ringan Banda Aceh
2Baja Ringan LangsaBaja Ringan Langsa
3Baja Ringan LhokseumaweBaja Ringan Lhokseumawe
4Baja Ringan SabangBaja Ringan Sabang
5Baja Ringan SubulussalamBaja Ringan Subulussalam
6Baja Ringan BinjaiBaja Ringan Binjai
7Baja Ringan GunungsitoliBaja Ringan Gunungsitoli
8Baja Ringan MedanBaja Ringan Medan
9Baja Ringan Padang SidempuanBaja Ringan Padang Sidempuan
10Baja Ringan PematangsiantarBaja Ringan Pematangsiantar
11Baja Ringan SibolgaBaja Ringan Sibolga
12Baja Ringan TanjungbalaiBaja Ringan Tanjungbalai
13Baja Ringan Tebing TinggiBaja Ringan Tebing Tinggi
14Baja Ringan BengkuluBaja Ringan Bengkulu
15Baja Ringan JambiBaja Ringan Jambi
16Baja Ringan SungaipenuhBaja Ringan Sungaipenuh
17Baja Ringan DumaiBaja Ringan Dumai
18Baja Ringan PekanbaruBaja Ringan Pekanbaru
19Baja Ringan BukittinggiBaja Ringan Bukittinggi
20Baja Ringan PadangBaja Ringan Padang
21Baja Ringan Padang PanjangBaja Ringan Padang Panjang
22Baja Ringan PariamanBaja Ringan Pariaman
23Baja Ringan PayakumbuhBaja Ringan Payakumbuh
24Baja Ringan SawahluntoBaja Ringan Sawahlunto
25Baja Ringan SolokBaja Ringan Solok
26Baja Ringan LubuklinggauBaja Ringan Lubuklinggau
27Baja Ringan Pagar AlamBaja Ringan Pagar Alam
28Baja Ringan PalembangBaja Ringan Palembang
29Baja Ringan PrabumulihBaja Ringan Prabumulih
30Baja Ringan Bandar LampungBaja Ringan Bandar Lampung
31Baja Ringan MetroBaja Ringan Metro
32Baja Ringan PangkalpinangBaja Ringan Pangkalpinang
33Baja Ringan BatamBaja Ringan Batam
34Baja Ringan TanjungpinangBaja Ringan Tanjungpinang
35Baja Ringan JawaBaja Ringan Jawa
36Baja Ringan BandungBaja Ringan Bandung
37Baja Ringan BanjarBaja Ringan Banjar
38Baja Ringan BatuBaja Ringan Batu
39Baja Ringan BekasiBaja Ringan Bekasi
40Baja Ringan BlitarBaja Ringan Blitar
41Baja Ringan BogorBaja Ringan Bogor
42Baja Ringan CilegonBaja Ringan Cilegon
43Baja Ringan CimahiBaja Ringan Cimahi
44Baja Ringan CirebonBaja Ringan Cirebon
45Baja Ringan DepokBaja Ringan Depok
46Baja Ringan Jakarta Baja Ringan Jakarta 
47Baja Ringan Jakarta UtaraBaja Ringan Jakarta Utara
48Baja Ringan Jakarta TimurBaja Ringan Jakarta Timur
49Baja Ringan Jakarta PusatBaja Ringan Jakarta Pusat
50Baja Ringan Jakarta SelatanBaja Ringan Jakarta Selatan
51Baja Ringan Jakarta BaratBaja Ringan Jakarta Barat

Baca selengkapnya Tentang Baja Ringan

Kesalahan membuat startup gagal

Kesalahan membuat startup gagal

Kesalahan membuat startup gagal – Paul Graham merupakan salah satu co-founder Y Combinator, program akselelator startup tahap awal yang berbasis di Silicon Valley, Amerika Serikat. Program Y Combinator sendiri dimulai dari tahun 2005, dan hingga sekarang telah menerima lebih dari 700 startup, beberapa diantaranya seperti 9gag, Reddit, Dropbox, Airbnb, dan masih banyak lagi. Dengan total nilai valuasi portofolio mencapai USD 30 miliar (Rp 378 triliun), Y Combinator bahkan dilaporkan menjadi perusahaan akselerator yang memberikan total pendanaan paling besar dibandingkan dengan jumlah yang diberikan akselelator lain apabila digabungkan.
Selain itu Paul Graham juga merupakan seorang blogger. Di dalam blog pribadinya, ia sering mengulas tentang saran, nasihat, atau tips-tips bagi startup dari pengalamannya mendirikan sejumlah startup dan menjadi seorang mentor dan investor di Y Combinator. Salah satu artikel menarik dari Paul dan yang akan kami bahas kali ini adalah “18 kesalahan yang akan membunuh startup”:

1. Satu orang founder

Mendirikan startup seorang diri merupakan hal yang sangat sulit. Walaupun Anda bisa melakukan semua pekerjaan, Anda tetap memerlukan teman untuk berbagi pendapat, membahas ide-ide gila, atau membuat Anda gembira di saat terpuruk.
Jadi menurut Paul, dibalik startup yang sukses terdapat tim yang kuat dan idealnya dalam sebuah startup terdiri dari dua atau tiga orang founder.

2. Pemilihan lokasi yang kurang tepat

Anda bisa melihat bagaimana industri lain memilih lokasi. Misalnya industri pertambangan pasti akan memilih daerah yang berpotensi untuk ditambang, entah itu emas, batu bara, atau bahan pertambangan lainnya.
Hal ini juga harus diterapkan saat Anda mendirikan startup. Alasan utamanya adalah karena dengan memilih lokasi yang tepat, misalnya kota-kota besar seperti Jakarta dan Bandung, startup Anda akan memiliki potensi yang lebih besar untuk berkembang.

3. Menghindari kompetitor

Apabila ide startup Anda bagus, pasti akan memiliki kompetitor, dan mau tidak mau Anda harus menghadapi itu. NNamun, jika Anda menghindari kompetitor dengan cara mengurangi kualitas atau keuntungan maka hal itu bisa berujung kegagalan pada startup Anda.

4. Memecahkan masalah yang sama

Jika Anda melihat startup yang sukses, beberapa diantaranya merupakan “tiruan” dari startup yang sudah ada. Misalnya di Indonesia ada Tokopedia atau Bukalapak, website e-commerce marketplace dengan model bisnis costumer to costumer (C2C). Dua website ini mirip dengan eBay, website e-commerce yang sangat sukses di Amerika Serikat. Hal itu terjadi karena saat Tokopedia dan Bukalapak didirikan, belum ada pemain lain yang memecahkan masalah itu di Indonesia. Dan tentu saja, Tokopedia dan Bukalapak telah berhasil melokalisasi ide bisnis tersebut agar sesuai dengan kebutuhan pasar tanah air.
Sedangkan apabila Anda ingin meniru startup-startup yang sudah berkembang dan dikenal di Indonesia seperti Facebook dan Google, hal itu bisa dibilang sia-sia. Jadi daripada Anda memecahkan masalah yang sama akan lebih baik mencari masalah lain dan membayangkan bagaimana startup Anda akan memecahkan masalah tersebut.

5. Tidak beradaptasi

Di tahap awal pendirian startup, Anda pasti mempunyai sebuah misi atau visi khusus yang ingin diselesaikan. Tapi dalam perjalanan startup Anda, kemungkinan besar hal itu akan berubah seiring perkembangan startup. Misalnya awalnya Anda menggunakan model bisnis business to business(B2B) untuk sebuah produk, dan menemukan bahwa hal itu tidak berhasil. Maka Anda mungkin harus merubah model bisnis untuk menyelesaikan masalah yang berbeda, mungkin dengan merubah model bisnis menjadi business to consumer (B2C).
Banyak startup yang sukses setelah merubah ide awal mereka. Salah satu kisah dari gagal menjadi sukses adalah Twitter. Startup ini awalnya merupakan layanan agregator podcast yang kemudian berubah menjadi website micro blogging.

6. Salah merekrut pegawai khsususnya programer

Memilih programer merupakan salah satu hal penting dalam mendirikan startup. Tapi memilih programmer yang tepat bukanlah perkara mudah dan walaupun ada jumlahnya sangat sedikit. Programmer tentunya adalah orang yang akan membangun platform Anda, dan apabila salah merekrut, Anda akan ketinggalan jauh dan tersaingi oleh kompetitor.

7. Salah memilih platform

Selain merekrut programmer yang tepat, Anda juga harus memilih platformyang tepat untuk startup Anda. Memilih platform yang salah bisa membebani startup Anda atau yang lebih buruk lagi Anda bisa kehilangan pengguna. Misalnya memilih server untuk website Anda, apabila performa server lambat tentunya pengguna menjadi enggan mengunjungi website Anda.
Lalu bagaimana memilih platform yang tepat? Paul mengungkapkan caranya adalah dengan mencari programmer yang tepat dan membiarkan mereka memilih platform yang tepat.

8. Menunda-nunda peluncuran

Banyak startup yang menunda-nunda peluncuran startup mereka karena merasa software atau layanan mereka belum siap 100 persen. Beberapa alasan lain seperti tidak terlalu mengerti akar permasalahan yang akan dipecahkan, takut menghadapi konsumen dan takut dihakimi, atau terlalu sibuk mengerjakan hal lain. Semakin lama Anda menunda peluncuran startup, maka semakin lama Anda akan mendapat jawaban dari permasalahan tesebut.

9. Merilis produk terlalu dini

Paul mengungkapkan bahwa merilis produk terlalu dini bahkan membunuh lebih banyak startup yang meluncurkan produk mereka terlalu cepat. Hal ini akan berdampak pada reputasi startup Anda. Apabila meluncurkan terlalu dini, kemudian sejumlah orang mencobanya, dan apabila itu tidak bagus tentunya mereka tidak akan kembali lagi.
Lalu kapan waktu yang tepat untuk meluncurkan startup? Paul memberi beberapa saran; Pertama adalah membuat perencanaan yang matang. Kedua adalah mengidentifikasi dua inti permasalahan utama, yaitu apakah startup yang Anda buat itu bermanfaat dan bisa berkembang menjadi proyek lain. Ketiga adalah menyelesaikan proyek tersebut secepat mungkin.

10. Tidak memikirkan target pengguna

Apabila Anda membuat sebuah produk untuk orang lain, maka Anda harus membuat produk tersebut sesuai dengan permintaan pengguna dan disertai data yang tepat sebagai acuan. Misalnya apabila Anda ingin membuat sebuah produk khusus anak muda atau pebisnis, Anda harus bicara langsung untuk mengetahui apa kebutuhan mereka. Sehingga produk yang Anda buat tepat sasaran.

11. Menggalang dana terlalu sedikit

Sebagian besar startup yang sukses pernah mendapatkan pendanaan. Besar kecil jumlah dana yang diperoleh akan sangat berdampak pada startup Anda. Misalnya bila pendanaan yang Anda peroleh terlalu sedikit, kemungkinan besar startup Anda tidak bisa menyelesaikan proyek.
Jadi saat berhadapan dengan investor, pastikan jumlah dana yang Anda ajukan cukup untuk menyelesaikan proyek dan membawa startup Anda ke level yang lebih tinggi. Anda mempunyai kendali antara berapa besar uang yang dikeluarkan dan apa tahap selanjutnya. Paul menyarankan untuk mengatur keduanya serendah mungkin: sebisa mungkin untuk tidak mengeluarkan dana sama sekali, dan tujuan utama Anda adalah membuat produk prototipe yang setidaknya siap digunakan.

12. Terlalu boros

Memang sulit membedakan apakah sebuah startup menghabiskan terlalu banyak uang atau mendapatkan pendanaan dengan jumlah yang kecil. Cara termudah untuk mengetahui hal ini adalah dengan membandingkan dengan startup lain. Misalnya apabila mendapat investasi sebesar Rp 500 juta, dan Anda sudah kehabisan uang sebelum mencapai target, itu berarti Anda terlalu boros.
Cara terbaik untuk menghabiskan dana adalah merekrut pegawai. Paul memberikan tiga-tips bagaimana cara merekrut. Pertama, jangan lakukan itu apabila Anda bisa menghindarinya. Kedua, bayar dengan pembagian saham daripada gaji, tidak saja untuk menghemat uang, tapi juga untuk mengetahui mana orang yang benar-benar berkomitmen. Ketiga, rekrut programmer atau orang yang dapat membantu Anda mendapat pengguna, karena itu adalah dua hal penting yang perlu Anda lakukan pertama.

13. Menggalang dana terlalu banyak

Saat Anda mendapatkan pendanaan dengan jumlah yang besar, hal itu merupakan sebuah kebanggaan tersendiri. Semakin besar jumlah investasi yang diperoleh maka semakin lama waktu yang diperlukan untuk mencarinya. Bahkan terkadang waktu untuk mencari pendanaan lebih lama daripada waktu yang dihabiskan untuk mengembangkan startup itu sendiri.
Jadi Paul memberi saran kepada founder yang sedang mencari pendanaan dari investor untuk menerima tawaran pertama yang menurut Anda tepat. Khususnya apabila Anda mendapat tawaran dari perusahaan terkenal, dengan nilai valuasi yang masuk akal, dan tanpa peraturan yang berbelit-belit. Paul menyarankan untuk mengambil kesempatan ini, sehingga waktu tidak terbuang-buang untuk mencari pendanaan.

14. Manajemen investor yang buruk

Sebagai founder, Anda harus menjaga hubungan dengan investor. Anda tidak boleh mengabaikannya, karena mereka pastinya memiliki hal-hal yang berguna untuk Anda. Tapi Anda juga tidak boleh membiarkan investor menjalankan perusahaan Anda. Karena itu adalah tugas Anda sebagai founder.
Seberapa keras Anda harus menjalin hubungan dengan investor biasanya tergantung pada berapa besar pendanaan yang Anda peroleh. Apabila investor memiliki sebagian besar saham, bisa dibilang investor itu adalah bos dan memiliki kontrol yang kuat terhadap startup Anda. Tapi apabila startup Anda berjalan dengan lancar, hal itu bukanlah masalah dan VC biasanya tidak akan ikut campur.

15. Mengorbankan pelanggan demi profit

Paul menjelaskan bahwa membuat sesuatu yang diinginkan dan diperlukan pengguna jauh lebih susah dan lebih penting daripada model bisnis — untuk mendapat uang. Contohnya, Google membuat mesin pencari yang sangat bermanfaat, setelah itu baru mereka memikirkan bagaimana menghasilkan uang dari mesin pencari tersebut.

16. Tidak mau susah

Apabila Anda seorang founder yang memiliki latar belakang programmer, sadarlah tidak semua hal bisa diselesaikan dengan kode-kode. Anda perlu relasi untuk mengembangkan bisnis. Anda juga perlu bertemu langsung dengan pengguna Anda untuk mengetahui apa yang mereka inginkan. Pergi keluar dan bertemu langsung dengan mereka merupakan cara yang tepat untuk mengetahui hal itu.

17. Konflik antar founder

Konflik antar founder merupakan hal umum yang terjadi, karena satu sama lain memiliki pendapat yang berbeda. Hal ini terjadi di sejumlah startup, dan biasanya founder yang kurang berkomitmen akan keluar. Jika ada tiga founder dan salah satu yang memiliki peran utama keluar, hal itu merupakan masalah besar. Sedangkan jika ada dua founder dan salah satunya pergi, atau salah satu yang keahlian teknis keluar, itu merupakan masalah yang lebih besar lagi.
Perselisihan ini bisa dihindari apabila mereka lebih berhati-hati dalam memilih co-founder yang akan diajak mendirikan perusahaan. Paul menyarankan jangan pernah mendirikan startup dengan orang yang tidak Anda sukai. Memilihnya hanya lantaran memiliki kemampuan yang Anda perlukan dan tidak ingin mencari yang lain, merupakan kesalahan besar. Orang-orang itu merupakan bagian penting dari startup Anda, jadi jangan pernah berkompromi.

18. Usaha setengah-setengah

Ini merupakan salah satu faktor utama kegagalan sebuah startup. Salah satu cirinya bukanlah orang yang sering membuat kesalahan, tapi orang yang tidak melakukan apa-apa sama sekali.
Paul mengungkapkan secara statistik, jika ingin menghindari kegagalan, hal utama yang perlu dilakukan adalah meninggalkan pekerjaan utama dan fokus terhadap startup Anda. Sebagian startup gagal karena foundernya tidak meninggalkan pekerjaan utama mereka, dan kebanyakan startup yang sukses karena sang founder melakukannya.
Back To Top